Wednesday, February 08, 2006

Aku ingin..

Aku melihat matamu lagi
Dari balik jendela yang bertirai
Aku tidak yakin sejak kapan tirai ini terpasang
Tapi biru lembut kainnya menjuntai menyentuh ujung kakiku

Ah..
Jika saja ada jika
Biarlah ini menguap bersama udara

Aku ingin menyapamu dengan lembut
Tersenyum seperti matahari menyapa pagi
Lalu apakah ini yang merenggut segala jiwa
Dan meninggalkan jejak pedih
Apakah seberat ini melepaskanmu

Aku tidak ingin melihat matamu lagi
Yang terus menatapku
Setiap pagi

2 Comments:

At Sunday, March 05, 2006 5:48:00 PM, Blogger Paul Ardhi said...

Epti My Friend...
I know what you feel inside.Aku juga merasakan apa yang kamu rasakan waktu itu..
(Apa coba? Sama-sama ngerasain akibat listrik mati maksudnya :)) )........

 
At Friday, June 02, 2006 12:54:00 AM, Anonymous Anonymous said...

kerinduan adalah kerinduan dia akan hidup dengn caranya sendiri, dia akan timbul dan tenggelam selama air mengalir.

Sayangnya, disebelah jendela kamarku tanah kosong, jadi aku gak bisa liat apa2 disana.. hehehe.

Ternyata Epti itu adalah wanita yang sangat romantis.

 

Post a Comment

<< Home