Thursday, August 10, 2006

Bercinta Dengan Ara 4

empat.

Nai, sayangku..

Aku tidak pernah menyesali perasaan kita. Tidak pernah sedetik pun. Aku menyayangimu, sangat. Semakin hari perasaan kita juga semakin kuat. Aku pun tidak pernah menyesalinya.

Aku hanya tidak ingin melihatmu menangis. Aku tidak ingin melihatmu merasa pedih dan menyesali ini semua.

Nai, setiap kali aku ingin melakukan hal yang benar untukmu, untuk kita, aku tidak pernah melakukannya dengan benar. Aku terus saja mengikuti kata hatiku. Aku tidak pernah benar-benar ingin melepaskan perasaanku padamu. Cinta ini, meracuni kita Nai.

Nai, sayang..

Aku ingin kau benar-benar menemukan kehidupanmu. Berhentilah mencintaiku setelah ini. Berikan ruang dalam hatimu untuk orang yang tepat. Cintai dia dengan segenap jiwa yang kau punya. Berikan hatimu yang paling tulus dan hangat. Ikutilah angin, pergilah ke segala tempat yang dapat kau sentuh.

Maafkan aku, Nai. Aku tidak ingin masa itu tiba. Masa dimana aku harus melihatmu benar-benar bersedih. Aku hanya tidak ingin melihatnya...

Naira, aku tidak pernah menyesal karena kita dilahirkan dari rahim yang sama.

Sangkala Ara

Akhir November yang kelam. Aku tidak pernah melihat dan mencium darah yang begitu memusingkan.

3 Comments:

At Thursday, August 10, 2006 3:06:00 AM, Anonymous Anonymous said...

Katanya nggak mau sad ending..........


enka

 
At Thursday, August 10, 2006 7:37:00 PM, Anonymous Anonymous said...

wahhh kok?... ternyata..Udah selesai neh? Blm kali ye, penasaran dah, cepetan lanjutannya

-AKS-

 
At Tuesday, August 15, 2006 9:54:00 PM, Anonymous rymnz said...

menghilang.. kemudian muncul dengan serentetan cerita...
mengagumkan kerenn.. kerenn.. dilanjut..;)

 

Post a Comment

<< Home